in Uncategorized

Analisis media sosial untuk Bisnis

Reading Time: 3 minutes

Ujang Fahmi

Kenapa media sosial

Media sosial menjadi salah satau platform yang paling banyak digunakan di era digital sekarang ini. Tidak heran jika kemudian media sosial saat ini juga digunakan sebagai lahan bisni. Beberapa bahkan menjadikan bermedia sosial sebagai sebuah pekerjaan, bahkan karir.

Bagi organisasi bisnis sendiri, pengguna media sosial sudah lazim dijadikan sebagai target marketing atau kustomer potensial. Hal ini tidak terlepas dari fakta-fakta berikut:

  • Pengguna internet Indonesia sebanyak 202,6 juta jiwa, meningkat 16 persen dari tahun sebelumnya
  • Penetrasi internet 73 persen
  • Jumlah pengguna: 4 dari 10 orang di Indonesia adalah pengguna aktif media sosial
  • Jumlah jam pegunaan: Orang indonesia menggunakan internet 8 – 11 Jam per hari
  • Orang di Indonesia suka sharing/mendistribusikan konten

Adanya fakta-fakta tersebut di atas, membuat pengguna internet menjadi salah satu target potensial untuk dijadikan sebagai pasar. Selain karena mudah menjangkaunya, juga karena volumenya yang cukup besar. Lebih penting lagi, data pengguna internet atau secara spesifik pengguna media sosial bersifar terbuka untuk publik.

Data-data publik tersebut pula yang kemudian dijadikan sebagai sumber insight oleh organisasi bisnis untuk melakukan kampanye produk, melakukan pemasaran, dan lain sejenisnya. Tapi sebelum lebih jauh, sebenarnya di dunia bisnis data dari media sosial bisa digunakan untuk apa saja? penjelasannya akan dibahas pada bagian selanjutnya.

Media sosial dalam bisnis

Dengan sebagian besar orang saat ini merupakan pengguna media sosial, merupakan hal yang natural media sosial menjadi tempat marketing dan penggunakan sebagai target marketing. Hal ini didorong dengan keberadaan data publik dari media sosial yang bisa dimanfaatkan untuk membuat konten yang sesuai sekaligus terarah. Oleh karena itu, umumnya digunakan untuk menunjang beberapa kegiatan bisnis yang diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Membangun brand awareness
  • Menjaga brand reputation
  • Meningkatkan community engagement
  • Mengrahkan more traffic dan sales
  • Menganalisis saingin

Membangun brand awareness

Membangun brand awareness saat ini sangat banyak dilakukan di media sosial, bukan hanya dilakukan oleh perusahaan untuk membangun brand poduknya, tapi juga kadang dilakukan oleh individu. Pengenalan brand dilakukan dimedia sosial karena beberapa hal: (1) media sosial mudah dan murah, karena ia merupakan user generated content, yang artinya setiap pengguna bisa membuat konten; (2) media sosial memiliki jangankaun yang luas, namun juga bisa sangat terarah. Oleh karena itu saat ini jika anda ingin mengenalkan sebuah produk atau bahkan diri anda sendiri ke dunia, media sosial harus menjadi salah satu alat pertama yang dipertimbangkan.

Menjaga Reputasi Brand

Setelah brand kita dikenal, tugas selanjutnya adalah menjaga reputasi brand kita. Hal ini juga bisa dilakukan di media sosial. Umumnya menjaga reputasi brand dilakukan dengan melakukan antisipasi terhadap, misalnya keluhan atau isu negatif yang disampaikan oleh warga net melalui media sosial.

Oleh karena itu pula, biasanya organisasi bisnis yang sudah menggunakan media sosial sebagai salah satu sumber data penunjang pembuatan keputusan menggunakan machine learning untuk mendeteksi kasus tertentu dari apa yang dibicarakan oleh pengguna media sosial terkait dengan brand, produk atau seorang individu. Jika diperlukan terkadang sebuah organisasi bisnis juga mengkounter isu-isu negatif tentang brand nya melalui media sosial.

Meningkatkan community engagement

Selanjutnya, yang juga tidak kalah penting adalah memelihara dan meningkatkan keterkaitan atau engagement dengan pengguna atau pecinta brand kita di media sosial. Ada banyak cara yang bisa dilakukan, misalnya dengan mengadakan kuis yang menarik. Data yang didapat selanjutnya bisa dikorelasikan dengan engagement dan penjualan, atau sekedar untuk mengetahui respons.

Selain itu, menjaga keterkaitan juga bisa dilakukan dengan cara sederhana misalnya dengan membalas semua pesan atau komentar yang ditulis warga net. Untuk ini, ada beberapa perusahaan yang sudah mengggunakan teknologi robot yang dibekali dengan kecerdasan buatan untuk memahami teks.

Mengrahkan traffic dan sales

Setelah membangun awarness dan engagement dengan para potential customer, hasil selanjutnya yang bisa diharapkan adalah kunjungan ke web anto keranjang belanja. Hal ini bisa juga lazim dilakukan melalui media sosial, tentunya dengan terlebih dahulu mengetahui gaya dan siapa targetnya.

Menganalisis saingin

Mengetahui kelebihan dan kekurngan pribadi dan pesaing juga bisa dilakukan melalui media sosial. Karena data ini juga bersifat publik, maka kita bisa dengan mudah mengetahui bagaimana sepak terjang pesaing kita. Beberapa pertanyaan juga mungkin bisa diajukan, seperti:

  1. Siapa saja pesaing kita?
  2. Apa saja yang mereka bagikan di media sosialnya?
  3. Bagaimana mereka menjalin hubungan dengan followernya?
  4. Bagaimana reach-nya di media sosial?

Itu beberapa hal yang bisa dilakukan dengan media sosial untuk bisnis kita. Secara umum, apapun bisnisnya, terutama jika berhubungan langsung dengan customer individu maka media sosial harus masuk dalam pertimbangan pertama saat hendak melakukan kampanye produk atau pemasaran.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •